Blog Fisika dan Pengetahuan Umum Lainnya

Showing posts with label Biologi. Show all posts
Showing posts with label Biologi. Show all posts
Friday, September 13, 2013

EKOLOGI TANAMAN

Ekologi Tanaman---- Ekologi tanaman merupakan ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara tanaman dengan lingkungannya.
Berdasarkan pengertian tersebut maka kita akan mengkaji mengenai hubungan timbal balik  antara tanaman dan lingkungannya. Tanaman membutuhkan sumberdaya kehidupan dari lingkungannya, dan mempengaruhi lingkungan begitu juga sebaliknya lingkungan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Ekologi dibagi atas dua bagian yaitu Sinekologi dan Autekologi.
Ekologi merupakan gabungan dari dua kata dalam Bahasa Yunani yaitu oikos berarti rumah dan logos berarti ilmu atau pelajaran. Secara etimologis ekologi berarti ilmu tentang makhluk hidup dan rumah tangganya. Dengan kata lain defenisi dari ekologi ialah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Berdasarkan defenisi di atas maka yang dimaksud dengan Ekologi Tanaman adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara tanaman (tumbuhan yang dibudidayakan) dengan lingkungannya.
Pada prinsipnya ditinjau dari segi biologi mahluk hidup dibagi atas dua kelompok besar yaitu hewan dan tumbuhan. Kedua kelompok ini sangat tergantung kepada faktor-faktor yang ada diluar dirinya baik itu secara langsung maupun tidak langsung. Dengan kata lain tidak ada satu makhluk hidup pun di dunia ini yang dapat berdiri sendiri tanpa bergantung dengan faktor lainnya. Faktor luar yang dimaksudkan adalah lingkungan yang sangat mempengaruhi kehidupan mahluk hidup. Manusia sebagai makhluk hidup telah terlibat dan tertarik dengan masalah- masalah lingkungan
sejak dahulu kala walaupun mereka tidak mengerti perkataan ekologi itu sendiri. Dalam masyarakat primitif setiap individu untuk dapat bertahan hidup memerlukan pengetahuan terhadap alam lingkungannya. Alam lingkungan (environment) ialah alam diluar organisma yang efektif mempengaruhi kehidupan organisma tersebut. Setiap tanaman menyesuaikan diri dengan
lingkungannya. Penyesuaian ini berguna untuk mempertahankan hidupnya.

Pembagian Ekologi
Ekologi dibagi atas dua kelompok yaitu autekologi, dan sinekologi. Autekologi ialah ilmu yang mempelajari hubungan antara satu individu atau satu spesies dengan alam lingkungannya. Sinekologi ialah ilmu yang mempelajari hubungan antara beberapa grup individu yang berasosiasi bersama-sama sebagai satu unit dengan alam lingkungannya. Ekologi juga dapat dibagi berdasarkan jenis lingkungan atau habitatnya, yaitu Ekologi Lautan, Ekologi Air Tawar, Ekologi Daratan, Ekologi Hutan, dan sebagainya. Tanpa memperhatikan apakah termasuk autekologi atau sinekologi berdasarkan level organisma Ekologi juga dapat dibagi atas Ekologi Populasi, Ekologi Komonitas, dan Ekologi Ekosistem.
Tujuan dan Perkembangan Ekologi Tanaman
Pelajaran mengenai lingkungan hidup organisma sudah dipelajari sebelum kata ekologi itu sendiri diperkenalkan oleh ahlinya. Nenek moyang kita pada jaman dahulu telah berupaya untuk memelihara lingkungan, yang terbukti dari mitos mitos yang muncul seperti ”jangan menebang pohon yang rindang karena ada penghuninya”. Ini adalah salah satu upaya mereka untuk memelihara ketersediaan air. Mitos-mitos mengenai pemeliharaan lingkungan ini relatif cukup banyak, karena masing-masing suku yang ada di Indonesia memilikinya. Gambaran ini memperlihatkan bahwa manusia merupakan organisma yang memiliki kekekuatan penuh yang mempengaruhi lingkungan dan sebaliknya. Pengetahuan Ekologi berkembang sejalan dengan perkembangan peradaban manusia itu sendiri. Tujuan utama mempelajari ekologi tanaman adalah memperoleh hasil yang optimal dari teknik budidaya yang dilakukan dan menjaga lingkungan agar terhindar dari kerusakan sebagai warisan untuk anak cucu kita.
Manfaat Ekologi Tanaman
Lingkungan akan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan tanaman dan organisme lain yang hidup di muka bumi. Oleh sebab itu pengetahuan tentang lingkungan tumbuh tanaman sangat dibutuhkan agar budidaya tanaman yang dilakukan dapat menghasilkan produksi yang optimum. Dalam agroekosistem lingkungan tumbuh tanaman menjadi bahan pertimbangan dalam rancang bangun aktivitas budidaya yang akan dilakukan. Desain lanskap dari budidaya tanaman juga sangat tergantung pada lingkungan. Lingkungan akan mempengaruhi jenis tanaman yang sesuai untuk dibudidayakan pada kawasan, penjadwalan dan teknik budidaya yang digunakan. Oleh karenanya pengetahuan tentang lingkungan sangat penting artinya bagi sektor pertanian. Kebijakan mengenai pemeliharaan lingkungan di satu sisi dan peningkatan produksi di sisi lainnya akan sangat tergantung bagaimana pemahaman mengenai lingkungan. Pengurangan penggunaan bahan kimia dalam aktivitas budidaya untuk mencegah
terjadinya degradasi lingkungan menjadikan pengetahuan ekologi tanaman semakin penting dalam
merancang bangun sistem budidaya pertanian. Pemanfaatan sumber daya lingkungan secara
optimal dengan dampak seminimum mungkin merupakan sistem pertanian yang menjadi idaman.

Unknown Biologi
Tuesday, September 10, 2013

BUKTI-BUKTI EVOLUSI

Bukti-bukti evolusi.----Salah satu tokoh pengemuka teori evolusi yaitu Charles Darwin. Diantaranya mengenai teori evolusi mahluk hidup, teori evolusi manusia, dan lain-lain. Pada masa sekarang telah banyak bukti-bukti yang ditemukan bahwa tidak semua yang dikatakan oleh Darwin itu benar.uki
Untuk mengkaji lebih dalam mari kita pelajari dari Bukti-bukti evolusi.

Bukti-bukti peninggalan Evolusi antara lain
1. Peninggalan berupa fosil
Fosil dapat diartikan sebagai sisa-sisa binatang dan tumbuhan yang telah membantu. Fosil juga dapat berupa jejak atau kotoran suatu jenis binatang.Dengan mempelajari fosil dapat memperoleh petunjuk adanya evolusi.Dengan membandingkan struktur tubuh hewan yang menjadi fosil dan hewan sekarang.dapatdisimpulkan bahwa keadaan lingkungan pada masa sekarang berbeda.Leonardo da Vinci(1452-1519) pertama kali berpendapat bahwa fosil merupakan suatu bukti adanya mahluk hidup pada masa yang lampau. Carles Robert Darwin (1809-1882) berpendapat bahwa perubahan bentuk disesuaikan dengan lapisan bumi yang lebih mudah.Oleh sebab itu,fosil pada lapisan bumi yang mudah berbeda dengan fosil di lapisan bumi yang lebih tua.
Penemuan fosil sering membuat pusing perunut evolusi. Hal ani karena fosil mahluk hidup jarang ditemukan dalam keadaan lengkap.penemuan fosil hanya berupa bagian atau beberapa bagian tubuh mahluk hidup. Keadaan fosil yang demikian disebabkan oleh beberapa faktor,yaitu:
  • Terjadinya lipatan batuan bumi.
  • Pengaruh air,angin,dan bakteri pembusukan.
  • Hewan pemakan bangkai dan
  • Jenis organism ( ada organisme yang tida bias menjadi fosil).

Satu-satunya fosil yang paling lengkap ditemukan adalah fosil kuda. Sejarah perkembangan kuda merupakan contoh yang paling baik untuk menerangkan adanya perubaha-perubahan bentuk yang berlangsung dari masa ke masa.hal  ini karena fosil-fosilnya di temukan secara lengkap pada setiap zaman geologi .fosil kuda tersebut  di temukan oleh dua orang ilmuan amerika yaitu MARS dan OBSORN.
Menurut para ilmuan Pada contohnya  Fosil kuda sebagai berikut:
  • Ukuran tubuh semakin besar,dari yang semula sebesar kucing menjadi sebesar kuda seperti sekarang.
  • Kepala semakin besar dan jarak antara mulut dengan mata semakin jauh.
  • Leher semakin panjang.
  • Geraham muka dan belakang semakin besar,berlapis email,dan bentuknya semakin sesuai untuk memakan rerumputan.
  • Kaki depan dan belakang semakin panjang,gerakan semakin lincah,larinya semakin  cepat,tetapi rotasi tubuh semakin berkurang.
  • Jari kuku dari lima jari menjadi satu jari,bentuknya semakin pajang, jari kedua dan keempat mengalami kemunduran sehingga menjadi organ yang tidak berfungsi lagi (Rudimenter).



2. Homologi 

Organ-organ dari berbagai mahluk hidup yang mempunyai bentuk asal sama, kemudian strukturnya berubah sehingga fungsinya menjadi berbeda disebut homolog.Peristiwanya dinamakan  homologi. Contohnya Tangan manusia homolog dengan kaki depan kuda, kaki depan anjing dengan sayap burung,dan kaki depan buaya dengan sirip dada ikan paus.

Homologi organ sangat mendukung teori yang menyatakan bahwa suatu organisme berasal dari satu nenek moyang  yang kemudian mengalami radiasi adaptif,membentuk species-species baru  ( terjadi  perkembangan  evolusi dipergensi). Radiasi adaptif adalah  makreovolusi yang bertanggung jawab terhadap pola utama diversitas evalusioner.

Lawan dari homologi adalah analogi. Analogi yaitu dua organ tubuh yang  berfungsinya sama, tetapi mempunyai asal usul yang berbeda. Contoh: sayap serangga analog dengan sayap burung  camar atau antara sayap kupu-kupu dengan sayap kelelewar.

Terbentuknya analogi menunjukkan terjadinya evolusi konvergensi terjadi karena adanya modifikasi dari kutup gen.pada evolusi ini tidak pernah dihasilkan organism baru, tetapi hanya menghasilkan variasi sehingga populasi terakhir dengan jelas memperlihatkan perbedaan dengan moyangnya.


3. Embriologi Perbandingan

Tahap-tahap perkembangan selalu dialami oleh hewan multisel yang berkembang biak secara seksual  tahap-tahap perkembangan tersebut dimulai dari zigot sampai dengan fase-fase tertentu, menunjukkan adanya persamaan pada berbagai jenis vertebrata. Beberapa persamaam terlihat mulai dari zigot, morula, blastula,embrio,akan  mengalami fase perkembangan yang berbeda.


4. Variasi Individu

Individu-individu yang termasuk dalam suatu spesies tidak pernah bersifat identik atau persis sama hal ini menunjukkan bahwa antarindividu di dalam suatu species mempunyai variasi-variasi. Artinya secara genetik maupun kefaalan tiap-tiap spesies mahluk hidup memiliki perbedaan seperti perbedaan seperti perbedaan warna,ukuran,berat,maupun kebiasaan.jadi, antar individu didalam satu spesies pun terdapat  variasi.


5. Perbandingan Fisiolog

Kegiatan fisiologi di dalam setiap sel pada mahluk hidup tingkat rendah maupun  mahluk hidup tingkat  tinggi memiliki banyak kemiripan, antara lain dalam proses metebolisme, respirasi, sintesis protein, maupun sintesis  ATP dan penggunaannya dalam aktivitas hidup.


6. Petunjuk secara  Biokima

Kekerabatan berbagai  jenis  mahluk hidup dapat diuji secara  biokimia, salah satunya yaitu dengan uji  presipitin oleh natael.


7. Adanya  Alat-alat Tubuh  yang tersisa merupakan petunjuk adanya evolusi. Alat-alat ini pada hakikatnya  sudah tidak berguna lagi namun masih dijumpai dan jumlahnya sangat banyak, masalnya pada manusia terdapat  100 macam, sisa-sisa alat tubuh yang ditemukan  pada manusia,antara lain otot penggerak telinga, tulang ekor , umbai cacing, dan gigi taring yang runcing. Sisa organ tubuh pada hewan  antara lain adanya sisa kaki belakang pada ular pyton dan mereduksinya organ mata pada ikan, serangga serta laba-laba yang hidup di gua yang gelap.



VARIASI GENETIKA

Variasi genetika

Evolusi terjadi karena adanya variasi genetik dan seleksi alam.Variasi dalam suatu keturunan terjadi karena dua sebab utama,yaitu danya mutasi gen dan adanya rekombinasi gan-gan dalam suatu keturunan.


1. Mutasi gendengan sifat 

Salah satu penyebab terjadinya perubahan sifat suatu otganisne yaitu adanya perubahan struktur kimia gen(AND) pada organisme tersebut, atau sering di sebut mutasi gen.Mutasi gen terjadi secara acak dan dapat terjadi tanpa ataupun karena pengaruh faktor luar.

Mutasi merupakan mekanisme evolusi yang pentinng dan dapat memunculkan spesies baru dengan sifat yang lebih baik,tergantung dari angka laju mutasi.Angka laju mutai adalah angka yang menunjukkan jumlah gen yang bermutasi dari seluruh gamet yang di hasilkan oloh suatu individu dari suatu spesies.Angka laju mutasi memang sangat kecil,tetapi merupakan mekanisme yang sangat penting karena hal-hal berikut.
  • Setiap gamet mengandung beribu-ribu gen
  • Individu dalam satu generasi dapat menghasilkan ribuan sampe jutaan gamet.
  • Jumlah generasi suatu spesies selama spesies   itu ada banyak sekali.


2. Frekuensi gan di dalam populasi

Frekuensi gan adalah frekuensi kehadiran suatu gan di dalam populasi dalam hubunganya dengan frekuensi semua alelnya.Dalam genetika,populasi berarti kelompok organism yang dapat saling kawin.misalnya dalam suatu populasi terdapat  gaen dominan(A) denga alel gen resesif(a).


3. Rekombinadi dan seleksi alam

Mutasi yang menguntungkan akan menghasilkan individu dengan viabilits dan fertilisasi yang tinggi,serta bersifat adaftif.Apa bila individu-individu yang mengalami mutasi melekukan kawin silang,akan terjadi rekpmbinasi gen pada keturunanya.venotif individu hasil kawin silang tersebut dapat berbeda sekali dengan fenootif kedua induknya.Dengan danya faktor seleksi alam,hanya individu yang adaptif saja yang dapat bertahan hidup dan mewariskan sifat-aifat pada generasi berikutnya.

4. Hukum hardy-weinberg

E.H.hardy(inggris) dan w.weinberg(jerman) mengembangkan studi genetika populasi,dari hasil studinya,kedua ahli tesebut menyatakan bahwa keseimbangan frekuensi genotif AA,Aa,aa, dan perbandinagn gen A dan a selalu sama dari generasi ke generasi. Hal tersrbut dapat terjadi asalkan memenuhi beberapa persysaratan berikut
  1. Tidak ada mutasi.
  2. Terjadi perkawina secara acak..
  3. Tidak ada aliran gen dan tidak ada terjadi migrasi
  4. Tidak terjadi genetic dript atau populasi cukup besar..
  5. Tidak ada seleksi alam.

 itulah sedikit paparan mengenai BUKTI-BUKTI EVOLUSI
Jika artikel ini berguna bagi anda klik "YA"
http://blog.case.edu/
Unknown Biologi
Tuesday, April 30, 2013

SOAL-SOAL MENGENAI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN HEWAN




Berikut merupakan soal pilihan ganda untuk materi struktur dan fungsi jaringan hewan. Silahkan jawab dengan benar.
1.      Sekelompok sel yang memiliki stuktur dan fungsi yngan sama disebut....
a.      Organ
b.      Organisme
c.       Jaringan
d.      Sistem organ
e.      Sel fungsional
2.      Organel yang merupakan ciri sel hewan adalah....
a.      Mitokondria
b.      Membran sel
c.       Ribosom
d.      Nukleus
e.      Sentrosom
3.      Pernyataan berikut yang merupakan fungsi dari membran sel, kecuali....
a.      Sebagai reseptor rangsang dari luar
b.      Sebagai alat transpor molekul
c.       Pembatas isis sel dengan lingkungan luar
d.      Tempat reaksi kima
e.      Mengoontrol pertukaran zat antar sel
Unknown Biologi

Jenis-jenis jaringan otot



Jenis-jenis jaringan otot- pada umumnya hampir seluruh tubuh manusia terselimuti oleh otot. Otot itu sendiri terdiri atas berbagai jenis jaringan otot. Jaringan otot terdiri atas sel-sel otot yang fungsinya menggerakkan organ-organ tubuh sebagai kontraksi otot dapat berlangsung karena molekul-molekul protein yang membangun sel otot dapat memanjang dan memendek (kontraksi dan relakssasi). Berikut merupakan jenis-jenis jaring otot;
1.      Jaringan otot polos
            Cir-ciri jaringan otot polos, yaitu mempunyai serabut (fibril) yang homogen, sehingga jika diamati di bawah microscop tampak polos atau tidak bergaris-garis, selnya jelas terlihat, memiliki satu inti dan terletak di tengah, tidak dipengaruhi kehendak, selnya tidak bergaris, bentuk seperti gelondong, ujung lancip, reaksi terhadap rangsang lambat dan berurutan, tidak cepat lelah. Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah pengaruh saraf otonom. Oto polos terdapat pada saluran pencrnaan, dinding pembuluh darah, dan saluran pernafasan.
Unknown Biologi
Saturday, February 09, 2013

PEWARISAN SIFAT

Pewarisan sifat atau yang lebih dikenal dengan hereditas merupakan suatu  pewarisan sifat dari induk kepada keturunannya. Ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat disebut dengan genetika. Pewarisan sifat itu dapat ditentukan oleh kromosom dan gen.
A. Istilah dalam Pewarisan Sifat dan Persilangan
Kromosom adalah struktur benang yang ada di dalam inti sel yang tugasnya bertanggung jawab dalam hal sifat keturunan (hereditas). Yang Tersusun atas sentromer dan lengan kromosom.
Genatau disebut dengan istilah “substansi hereditas” yang terletak berada di dalam kromosom; jawab; Genotipe adalah suatu sifat dasar yang tidak tampak serta bersifat tetap pada individu. Genotipe itu berkodekan dengan simbol huruf yang diambil dari huruf paling depan dari sifat yang dimiliki oleh individu yang dipersilangkan.
Alel adalah anggota dan suatu gen yang punya suatu pengaruh berlawanan. Jawab; Misalnya, T menentukan sifat tinggi pada suatu tanaman, sedangkan t menentukan batang pendek. Dengan demikian, T dan t merupakan alel satu terhadap yang lain.
Fenotipe merupakan sifat-sifat yang tampak pada suatu individu serta dapat diamati dengan panca indra. Misalnya seperti warna bunga merah, rambut keriting, rambut lurus, tubuh besar, badan tinggi, hidung mancung, kulit kuning, dan buah besar.
Dominan merupakan salah satu sifat suatu individu yang dalam proses persilangannya mengalahkan atau menutupi pemunculan sifat individu lain dalam persilangan.
Sifat resesif merupakan suatu sifat kebalikan dari sifat dominan, yaitu sifat suatu individu yang tidak muncul dalam keturunannya karena terkalahkan atau tertutupi oleh pemunculan sifat sejenis dari individu lain dalam persilangan.
Intermediet adalah sifat suatu individu yang pemunculannya merupakan gabungan antara sifat kedua induk yang dipersilangkan.
Hibrida punya arti sebagai hasil perkawinan antara dua individu yang punya sifat berbeda. Berikut ini istilah yang sering digunakan.
ersilangan monohibrida, merupakan persilangan antara dua individu dengan satu sifat beda.
persilangan dihibrida, yaitu persilangan antara dua individu dengan dua sifat beda.
Fl  : Hasil persilangan pertama (keturunan pertama)
F2 : Hasil persilangan kedua (keturunan kedua)
P  : Parental/induk/orang tua
B. Menentukan Garnet dari Genotipe Tetua
Dalam suatu Proses pembentukan garnet berlangsungnya itu melalui proses pembelahan sel secara meiosis, dengan terjadi pengurangan jumlah kromosom sebanyak setengah jumlah kromosom sel induknya. Oleh sebab itu, gen yang terdapat di dalam kromosom sel anak juga menjadi setengah jumlah gen sel induknya.
Rumus umum yang dipakai untuk mencari jumlah macam garnet ialah 2″. Tanda n merupakan jumlah alel heterozigot, yaitu genotipe yang mempunyai pasangan alel berbeda. Contoh:
TT, jumlah alel yang heterozigot adalah 0 sehingga jumlah gametnya adalah 2° = 1 macam, yaitu T saja.
Tt, jumlah  alel yang heterozigot adalah  1 sehingga jumlah gametnya adalah 21 = 2 macam, yaitu T dan t.
TtBB, jumlah alel yang heterozigot adalah 1 sehingga jumlah gametnya adalah 21 = 2 macam, yaitu TB dan tB.
TtBb, jumlah alel yang heterozigot adalah 2 sehingga jumlah gametnya adalah 22 = 4 macam, yaitu TB, Tb, tB, dan tb.
C. Persilangan Monohibrida
Persilangan Monohibrida Dominan Penuh
Persilangan ini terjadi antara dua individu yang mempunyai sifat dominan penuh dengan individu lain yang bersifat resesif.
 Hasil Fl seragam, dengan genotipe dan fenotipe semua keturunan Fl sama.
Apabila persilangan dilanjutkan dengan menyilangkan individu sesama Fl akan dihasilkan keturunan ke-2 (F2), dengan tiga macam genotipe dan dua macam fenotipe
2. Persilangan Monohibrida Dominan Tak Penuh (Kodominan)
a.       Persilangan ini terjadi antara dua individu dengan sifat yang tidak
dominan tetapi juga tidak resesif terhadap sesamanya.
b.       Individu Fl merupakan perpaduan sifat kedua induknya, sadangkan pada
F2 dihasilkan keturunan perbandingan genotipe dan fenotipe 1: 2:1.
D. Persilangan Dihibrida
1.Persilangan   dihibrida   adalah   persilangan   antara   dua   individu   dengan memerhatikan dua sifat yang berbeda.
2.Menghasilkan individu Fl yang seragam, yaitu semua keturunannya terdiri dari satu macam genotipe dan satu macam fenotipe.
3.Perbandingan fenotipe F2 adalah 9: 3: 3:  1 dan jumlah kombinasi  F2 sebanyak 16 buah.
4.Genotip F2 ada 9 buah.
Perbandingan fenotipe F2:
Berbuah lebat, rasa manis: berbuah lebat, rasa masam: berbuah sedikit, rasa
manis: berbuah sedikit, rasa masam = 9: 3: 3: 1.
Genotipe F2 ada 9 macam, yaitu:
LLMM, LLMm, LIMM, LIMm, LLmm, Llmm, IIMM, lIMm, llmm.

sekian.....
Unknown Biologi
Friday, January 18, 2013

Transport sel


    Transport sel
    pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai  transport sel.. mungkin akan lebih jelas mengani pembahasan transport sel  berikut ini karena merupakan sumber langsung dari buku  Cambbels.
      Difusi
Molekul memiliki energi kinetik intrisik yang disebut gerak termal (kalor). Suatu akibat gerak termal ialah difusi, kecenderungan molekul setiap zat untuk menyebar ke seluruh ruangan yang ada. Setiap molekul bergerak secara acak, namun difusi populasi molekul, mungkin mempunyai arah. Misalnya bayangkanlah suatu membran yang memisahkan air murni dari larutan zat pewarna dalam air. Anggaplah bahwa membran inin permeabel terhadap molekul pewarna tersebut.
Unknown Biologi

System Endomembran


    System Endomembra
kali ini kita akan membahas menganai ilmu biologi dimana lebih spesifiknya tentang system endomembran.berikut mengenia penjelasan tentang system endomembran:
Banyak membrane sel eukariotik yang berbeda yang merupakan bagian dari system endomembran. Membrane ini dihubungkan melalui sambungan fisik langungg atau melalui transfer segmen-segmen membrane sebagai visikula (gelelmbung terbungkus membrane kecil).
Unknown Biologi

NUKLEUS


 NUKLEUS
Nukleus mengandung perpustakaan genetik sel eukariotik. Nukleus mengandung sebagiaan besar yag mengontrol sel eukariotik. Nukleus ini umumnya merupakan organel yang paling mencolok dalam sel eukaruiotik rata-rata diameter yang memisalkan isinya dari sitoplasma.
Selubung nekleus merupakan ganda. Kedua membran ini, masing-masing merupakan wilayer lipid dengan protein yang  terkait, dipisahkan oleh ruangan sekitar 20-40 nm. Selubung ini dilubangi oleh beberapa poriyang berdiameter sekitar 100 nm.
Unknown Biologi